Kehamilan sendiri bisa terjadi ketika ada proses pembuahan, di mana sel telur akan dibuahi oleh sel sperma. Untuk bisa terjadi pembuahan dibutuhkan sel telur yang sehat dan sel sperma yang berkualitas baik. Sel telur akan dilepaskan saat ovulasi di masa subur dan bisa bertahan dalam waktu 24 jam, sedangkan sel sperma bisa bertahan sampai 7 hari dalam rahim. Oleh sebab itu sangat disarankan untuk melakukan hubungan seksual saat masa subur dan berhubungan secara rutin sebanyak 3 hingga 4 kali per minggu.Untuk posisi saat melakukan hubungan seksual sendiri, pada dasarnya tidak ada pengaruh mutlak dari posisi tertentu saat berhubungan intim dengan peluang terjadinya kehamilan, hanya saja ketika posisi kepala lebih rendah dari bokong harapannya dapat membuat sel sperma lebih mudah menuju rahim, namun hal ini juga bukan merupakan hal yang pasti. Baiknya, setelah melakukan hubungan seksual, hindari membersihkan atau membilas vagina secara langsung untuk memberikan kesempatan bagi sel sperma menuju ke sel telur.Mengenai pola makan sendiri, sebenarnya para ahli masih memperdebatkan kaitan antara makanan dengan kehamilan karena nyatanya ada wanita yang bisa hamil walau tidak mengonsumsi makanan penyubur kandungan. Adapun makanan yang termasuk ke dalam makanan penyubur kandungan antara lain daging, tumbuhan yang berprotein, ikan, produk susu, karbohidrat kompleks dan juga ubi. Anda bisa membaca lebih lanjut mengenai makanan penyubur kandungan di sini.Adapun saran lain yang dapat kami berikan untuk membantu memperoleh kehamilan antara lain dengan menghindari stres dan aktivitas fisik yang berlebih, lakukan istirahat yang cukup, selalu menjaga berat badan ideal, mengkonsumsi asam folat, susu untuk perencanaan hamil dan perbanyak makanan penambah sperma bagi suami, mengurangi konsumsi makanan yang mentah dan setengah matang juga konsumsi kafein.Jika Anda sudah melakukan tips di atas dan sudah melakukan hubungan seksual secara teratur selama 1 tahun tanpa menggunakan alat kontrasepsi tetapi masih belum mendapatkan kehamilan, maka kami sangat menyarankan agar Anda berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter kandungan agar nantinya dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai kondisi Anda dan suami.

x

Hi!
I'm Dora!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Click here