FENOMENA MARAKNYA KPOP DI INDONESIADALAM DIMENSI BUDAYA Delonix Regia H.

C. D.1651200407111029IHI / B-3  Abstrak :Teknologi dan informasi yang berkembangpesat akibat globalisasi mempermudah berbagai aspek – aspek kehidupan darinegara lain masuk ke Indonesia. Kpop adalah salah satu contoh masuknya aspekbudaya dari luar, yang berkembang di Indonesia akibat kemajuan teknologi daninformasi dewasa ini.

Namun hal ini juga menimbulkan kekhawatiran sekaligustantangan, karena Kpop di Indonesia pastinya memiliki dampak sendiri diIndonesia dan hal tersebut juga berpotensi menjadi ancaman kebudayaan asli Indonesia.Katakunci : kpop, budaya,globalisasi. Abstract :Technology and information is developingrapidly due to globalization and facilitate various aspects of life that comesfrom abroad to Indonesia. Kpop is one example of foreign cultural aspects whichdeveloped in Indonesia due to the advances in technology and information nowadays.But this also cause concerns and challenges, because Kpop in Indonesiacertainly has its own impact in Indonesia and it also has the potential tobecome a threat of Indonesian culture.

Keywords: kpop, culture,globalization.  1.     Pendahuluan Globalisasi adalah suatu proses ketikanegara – negara terjadi interdependensi dalam segala aspek kehidupan yangidentik dengan fenomena ekonomi juga teknologi yang terus berkembang.1Globalisasi selama ini selalu dikaitkandengan proses atau strategi negara-negara barat dalam melakukan ekspansi produkdan pengaruh, seiring dengan adanya legitimasi lembaga internasional yangmengaturaktivitas secara global seperti IMF, WTO, UNESCO di bawah benderaPerserikatan Bangsa – bangsa (PBB).2Dominasi negara – negara barat begitu melekat dalam alur globalisasi tersebutsehingga menciptakan ketergantungan antara negara dunia ketiga dengan negara – negaramaju tersebut. Globalisasi juga membawa pengaruh melalui budaya (globalized culture).3Korea Selatan merupakan negara yang bisadibilang maju bila dilihat dari perkembangan teknologi yang ada.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

Majunya teknologidan informasi di negara yang dijuluki Negeri Gingseng ini, menyebabkan berbagaiaspek kehidupannya juga berkembang seiring majunya teknologi dan informasi tersebut.Kebudayaan di Korea Selatan adalah salahsatu aspek yang perkembangannya pesat, seiring dengan kemajuan teknologi daninformasi di negara ini. Korea Selatan memiliki trend tersendiri terhadap kebudayaan dan kesenian mereka. Memang,kebudayaan nasional yang menjadi identitas negara Korea Selatan tetap bertahanhingga sekarang, bahkan masih kental terimplementasi dalam kehidupansehari-hari. Seperti manner, bahasa, upacara– upacara perayaan, juga kuliner khas. Namun, terlepas itu semua, tidakdipungkiri bahwa nilai – nilai modern juga mendapat tempat dalam aspekkebudayaan negara ini.Nilai – nilai modern ini dapat kitalihat pada kesenian – kesenian Korea Selatan yang ada sekarang. Dunia hiburandan pertelevisian dewasa ini adalah salah satu bentuk produk kesenian KoreaSelatan yang telah berkembang pesat karena modernitas yang terjadi.

Kpop adalahkepanjangan dari Korean Pop,  merupakan sebutan untuk genre musik pop di Korea Selatan.Kpop memiliki karakteristik tersendiriyang membuatnya unik dan beda dari genremusik lain. Dunia musik di Korea Selatan identik dengan girl band / boy band, musik upbeat,juga koreografinya. Sejak kemunculannya pada tahun 90-an4dan kemudian terus berkembang, genremusik ini tidak hanya populer di negara asalnya, melainkan bisa dikatakan dibanyak negara di dunia.

2.     Populernya Kpop di IndonesiaKpop muncul dan menjadi fenomenaglobalisasi versi asia yang kemudian boomingdalam dekade terakhir. Indonesia adalah salah satu negara dimana bentuk produkkebudayaan Korea Selatan tersebut populer.

Bahkan bila berbicara soal masuknya pengaruhdari luar, tidak hanya Kpop atau musik, namun beberapa aspek kehidupan lain diIndonesia telah dimasuki unsur – unsur dari Korea Selatan. Misalnya pertunjukanserial dramanya secara kompleks memengaruhi selera konsumen mulai dari lagu soundtrack (musik), bahasa, fashion, makanan, teknologi, setting tempat sampai dengan suasana yangdisajikan dalam drama tersebut dan semua itu kemudian mengarahkan selerakonsumen. Implikasinya kemudian menjamurnya produk fashion dan kecantikan, restoran, supermarket, dan hiburan ala Korea Selatan di Indonesia. Pengaruhlain dari arus Korea Selatan di Indonesia tampak pada produk smartphone Samsung yang tiba – tiba merajaiindustri teknologi Indonesia dan mulai menggeser produk Eropa lainnya.5Kpop di Indonesia sendiri, memilikikalangan penggemar tersendiri.

Yaitu remaja atau anak muda berumur 12 – 22 tahun.6 Masukdan mulai berkembang di Indonesia pada tahun 20097,Kpop berhasil menjadi populer berkat kemajuan teknologi informasi yang ada padasaat itu hingga sekarang. Maraknya Kpop di Indonesia juga memberisedikit banyak pengaruh terhadap produk – produk kesenian modern di Indonesia.Pada awal kepopulerannya, muncul beberapa girlband / boy band di Indonesia yang bisa kita lihat mendapat ilham dari nilai– nilai Kpop pada saat itu. Meski kepopuleran girl band / boy band di Indonesia kini telah berkurang pesat, namunKpop hingga saat ini tetap mendapat pasar yang luas di Indonesia. Tidak sedikitnya penggemar Kpop diIndonesia, menyebabkan terbentuknya banyak komunitas penggemar di Indonesia.Berbagai event pun terselenggarabahkan secara rutin.

Dari mulai sekedar berkumpul, melakukan cosplay, atau meng-cover penampilan dari idola mereka.Bisa diamati, penggemar Kpop diIndonesia tidak sedikit dan semakin bertambah. Karena konsistensi Kpop danpenggemarnya yang cenderung fanatik, Kpop dapat bertahan dan memberi pengaruhbesar, dalam kasus ini, di Indonesia.

3.     Penyebab Maraknya Kpop di Indonesia Berkembangnya zaman dan teknologiinformasi yang ada, disebut – sebut akan semakin mempermudah prosesglobalisasi. Dan kehidupan masyarakat sendiri juga tidak dapat dipisahkan darikemajuan teknologi. Berkat adanya kemajuan teknologi yang ada, kita dapat segeramengetahui berbagai informasi di berbagai belahan dunia.

Sehingga prosesintegrasi internasional yang disebabkan oleh pertukaran pandangan antar negaradi dunia, pemikiran, produk, dan juga aspek – aspek kebudayaan lainnya akanberjalan lebih mudah.Media menjadi senjata yang efektif danefisien dalam proses globalisasi terutama budaya. Media menjadi agen yangmenyebarkan budaya secara masif. Awal masuknya Kpop khususnya ke Indonesiabertepatan dengan mulai berkembangnya teknologi dan informasi yaitu internet. Kemajuanteknologi dan informasi ini merupakan faktor terbesar maraknya Kpop ini diIndonesia. Dengan akses teknologi dan informasi yang pesat memudahkan siapasaja mengakses informasi apa saja secara cepat dan praktis.

Adanya berbagai media sosial seperti Facebook,Twitter, Tumblr, Youtube dan lain – lain, sangat memudahkan para penggunainternet untuk mengakses informasi seputar Kpop, dan bagi penggemar Kpop, untukmemberi influence dan persuasi secaratidak langsung kepada pengguna internet lainnya.Didukung juga oleh meningkatnya kualitasKpop, antusias penggemar dan aktivitas mereka di internet, penggemar Kpopcenderung fanatik dan selalu bertambah.4.     Tantangan Akibat Maraknya Kpop di IndonesiaDalam kasus ini masuknya Kpop keIndonesia adalah termasuk globalisasi budaya. Tidak hanya budaya barat, namuncontohnya Kpop yang merupakan salah satu bentuk produk budaya asia sendiridapat dengan mudah masuk ke Indonesia yang termasuk negara berkembang.

Masuknyaberbagai macam bentuk produk kebudayaan negara lain seperti Korea Selatanmembuat negara berkembang seperti Indonesia lama – kelamaan tidak mencintaiproduk Indonesia sendiri, karena kebudayaan – kebudayaan dari negara lain telahmendominasi di Indonesia.Hal tersebut merupakan kekhawatiransekaligus tantangan bagi Indonesia untuk memperkuat kebudayaan di negarasendiri. Terlepas dari Kpop yang masuk ke Indonesia, kebudayaan dan keseniannasional Indonesia saja sudah rentan dilupakan generasi muda kini.Selain itu, semakin cepatnya teknologiyang berkembang, semakin cepat pula budaya baru yang masuk ke dalam negara –negar berkembang. Akibatnya, negara – negara berkembang harus mampu bersaing bersamanegara – negara maju agar bisa mengikuti arus modernisasi saat ini. Negaraberkembang juga harus berpikir dua kali dalam meningkatkan persaingan dengannegara lain, sembari menciptakan inovasi baru agar mampu bersaing dengan negaralain, terlebih dengan negara maju. 5.

     Penutup Selain telah menciptakan hubunganinterdependensi antar negara, namun globalisasi juga merupakan kompetisi baginegara superpower. Selama ini globalisasiselalu dikaitkan dengan westernisasi dan pengaruhnya terhadap negara – negaradi seluruh dunia. Amerika menjadi aktor utama dalam fokus globalisasi. Namun adafenomena menarik yang muncul dari negara Asia Timur yang mulai tumbuh dan berusahamenjadi negara sukses dalam persaingan global tersebut, yaitu Korea Selatan.Globalisasi adalah suatu fenomena khususdalam peradaban manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global dan merupakanbagian dari proses manusia global. Kehadiran teknologi informasi dan komunikasimempercepat akselarasi proses globalisasi ini. Globalisasi menyentuh seluruhaspek kehidupan masyarakat.

Globalisasi juga menciptakan tantangan dan masalahbaru yang harus dipecahkan dalam upaya memanfaatkannya untuk kepentingankehidupan.Adanya globalisasi menimbulkan berbagaimasalah terhadap eksistensi kebudayaan daerah, salah satunya adalah terjadinyapenurunan rasa cinta terhadap kebudayaan yang merupakan jati diri suatu bangsa,erosi nilai-nilai budaya, terjadinya akulturasi budaya yang selanjutnyaberkembang menjadi budaya massa, hilangnya kepercayaan diri, gaya hidup danhilangnya sifat kekeluargaan dan gotong royong. Hal tersebut terjadi karenatergerus oleh perkembangan teknologi dan informasi yang canggih. DaftarPustakaAmalia Izzati. “Analisis Pengaruh MusikKorea Popular Terhadap Gaya Hidup di. Kalangan Remaja” Jurnal Ilmu Komunikasi(Desember 2013), http://bit.

ly/2AC3NyV, (diakses pada tanggal 10 Desember 2017)Annissa Valentina & Ratna Istriyani.”Gelombang Globalisasi ala Korea Selatan” Jurnal Pemikiran Sosiologi Volume 2No.2 (November 2013), https://jurnal.ugm.ac.id/jps/article/download/30017/pdf ,(diakses pada tanggal 10 Desember 2017)Jessica Oak & Park Young Woong.

“TheRoot of K-Pop: The Influences of Today’s Biggest Acts” Billboard.com, 8 Juni2016, http://bit.ly/2ArPdJY (diakses pada tanggal 9 Desember 2017)Joshua P. Hochschild. Globalization:Ancient and Modern. (The Intercollegiate Review, Spring 2006),http://www.

mmisi.org/ir/41_01/hochschild.pdf (diakses pada tanggal 10 Desember2017)1 JoshuaP.

Hochschild. Globalization: Ancient andModern. (The Intercollegiate Review, Spring 2006), http://www.

mmisi.org/ir/41_01/hochschild.pdf, halaman 41.(diakses pada tanggal 10 Desember 2017)2 AnnissaValentina & Ratna Istriyani. “Gelombang Globalisasi ala Korea Selatan” Jurnal Pemikiran Sosiologi Volume 2 No.2(November 2013), https://jurnal.ugm.

ac.id/jps/article/download/30017/pdf ,halaman 72.(diakses pada tanggal 10 Desember 2017)3 Ibid.4  Jessica Oak & Park Young Woong. “The Rootof K-Pop: The Influences of Today’s Biggest Acts” Billboard.com, 8 Juni 2016, http://bit.

ly/2ArPdJY(diakses pada tanggal 9 Desember 2017)5 Valentina& Istriyani, Op.Cit., hal.

736 Ibid. Hal.567AmaliaIzzati. “Analisis Pengaruh Musik Korea Popular Terhadap Gaya Hidup di.

KalanganRemaja” Jurnal Ilmu Komunikasi (Desember 2013), http://bit.ly/2AC3NyV, halaman18. (Diakses pada tanggal 10 Desember 2017)