Dalam jurnal RekomendasiPerancangan Arsitektur Enterprise Pasca Merger (Studi Kasus : UniversitasTelkom), framework yang digunakanadalah TOGAF ADM ( The Open GroupArchitecture Framework- Architecture Development Method).

Menurut LouVarveris, TOGAF merupakan sebuah frameworkuntuk mengkategorikan apa yang diperlukan oleh enterprise dan didefinisikan secara bertahap oleh metode ADM untukpengembangan, implementasi, dan maintainArsitektur Enterprise. Sehinggamenurut saya, TOGAF sendiri adalah sebuah framework yang membantu mendeskripsikansebuah organisasi berdasarkan informasi yang sudah dikategorikan agar developer dapat mengerti alur prosesbisnis yang terjadi dalam organisasi dan dapat mengembangkan AE yang sesuaiberdasarkan kebutuhan dan tujuan organisai melalui tahapan-tahapan denganmetode ADM.             Langkah-langkahyang dilakukan untuk membangun Arsitektur Enterprise menururt TOGAF ADM terdiridari 8 langkah, yaitu arsitektur visi, arsitektur bisnis, arsitektur sisteminformasi, arsitektur teknologi, peluang dan solusi, rencana migrasi, tatakelola implementasi, dan arsitektur manajemen perubahan. Namun jika dipetakandengan 5 Kunci Utama Pemetaan TI, langkah TOGAF ADM hanya sampai pada tahappeluang dan solusi. Gambar 1 Pemetaan 5 Kunci Utama IT dan TOGAF ADMDomain Arsitektur Enterpriseyang dibahas pada jurnal ini adalah:1.     Arsitektur Visi                                    : melakukan penentuan visi perancangan AE.

Tujuannyaadalah untuk menyatukan pandangan/visi pengembangan AE dalam mencapai tujuanorganisasi. Dalam jurnal ini, artinya para pemimpin perguruan tinggi sebelumnya( Institut Teknologi Telkom, STSI Telkom, Institur Manajemen Telkom, danPoliteknik Telkom) bersama-sama menentukan visi dari Universitas Telkom.2.     Arsitektur Bisnis                     :menjelaskan aktivitas, arah, dan model bisnis yang dijalankan dalam organisasidengan menentukan aktivitas utama dan pendukung sesuai dengan visiorganisasinya. Dalam jurnal ini, maka Universitas Telkom berfokus padaTridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian padamasyarakat. 3.

     Arsitektur Sistem Informasi    : arsitektur sistem informasi sebenarnyameliputi arsitektur data dan aplikasi. Dari sisi arsitektur data, data-datayang umum dan penting disimpan secara sentralisasi sedangkan data-data yangpribadi disimpan secara desentralisasi. Pemisahan dilakukan dengan pertimbanganuntuk keamanan, perbaikan, dan pemanfaatan (akses). Sedangkan dari sisiaplikasi, dilakukan penentuan aplikasi yang dibutuhkan dan kategorisasi (strategis/berpotensi tinggi/ operasional/ pendukung).

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

4.     Arsitektur Teknologi               : menentukan perangkat yang digunakan dalam aktivitas,media penyimpanan, dan jaringan sebagai sarana penghubung. Dalam kasus ini,dikarenakan data secara sentralisasi, maka jaringan yang dibentuk menggunakanpendekatan sentralisasi juga. Selain karena data yang terpusat, penentuan pendekatanini karena penggunaan teknologi berada di proses bisnis utama, sehingga semua perangkatyang terhubung dapat memanfaatkan data yang ada.