BABIPENDAHULUAN 1.1.    Latar BelakangPerkembangan teknologiinformasi terus mengalami kemajuan yang sangat pesat sehingga semua pihak baikinstansi pemerintah, swasta bahkan perorangan memerlukan sistem informasi. Diera digital dewasa ini, sistem informasi memegang peranan penting. Banyakkelebihan sistem informasi di antaranya ialah mampu merekam, mengelola, dansebagai alat atau bahan pengambilan keputusan segala permasalahan.Mobilitas penduduksirkuler atau mobilitas penduduk non-permanen merupakan gerak penduduk darisuatu wilayah menuju ke wilayah lain dengan tanpa ada niatan untuk menetap didaerah tujuan.

Pada mobilitas jenis ini pergerakan penduduk hanya dalam jangka waktutertentu. Terdapat dua jenis mobilitas sirkuler yaitu ulang alik atau biasadisebut PP (Pulang Pergi) dan menginap/mondok. Faktor yang menyebabkan pendudukmelakukan mobilitas sirkuler adalah pendidikan. Penduduk yang menempuhpendidikan di kota atau di wilayah lain menambah tingginya tingkat mobilitaspenduduk di Indonesia. Penduduk yang menempuh pendidikan di perguruan tinggiatau lazim disebut mahasiswa sebagian besar berasal dari daerah yang jauh,karena sangat besar kecenderungan mereka melakukan mobilitas baik itu secaraulang alik maupun menginap.Di Indonesia, tidakadanya fasilitas pendidikan (Perguruan Tinggi) di desa mendorong mahasiswamenempuh pendidikan di kota, sehingga konsekwensinya adalah mahasiswa tersebutharus mencari tempat tinggal sementara (Indekos). Problematika mahasiswa yangberasal dari daerah lain atau dari luar Kota Palembang, mencari indekosbukanlah hal yang mudah. Ketidakjelasan sumber data, alamat atau lokasimenyebabkan mahasiswa sulit menemukan indekos sehingga harus mencari indekosdengan menyusuri jalan, lorong, dan gang-gang kecil yang menyita waktu dantenaga.

Kadangkala perjalanan pencarian indekos yang dilakukan tidak menuaikanhasil.Indekos di KotaPalembang sebenarnya sangat banyak sekali. Hal ini disebabkan terdapat beberapaPerguruan Tinggi di sekitar wilayah ini, sehingga penduduk di wilayah tersebutmemberdayakan pekarangan mereka untuk membangun indekos dan bahkan memanfaatkanrumah mereka untuk disewakan (Indekos).

Namun, karena pemilik indekos melakukanpromosi dengan cara konvensional, maka mahasiswa kesulitan menemukan indekostersebut. Umumnya pemilik indekos melakukan promosi dalam bentuk tulisan yangditempel di jendela atau di pagar. Cara ini sangat tidak efektif, di saattulisan tersebut mulai luntur, kertasnya lepas atau melayang, atau tertutupdedaunan dari tanaman pekarangan menjadi penyebab sulitnya menemukan indekos.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

Dengan demikian kurangnya media informasi dan komunikasi antara mahasiswa ataumasyarakat sebagai pencari indekos dengan pemilik indekos menjadi penyebabutama problematika mahasiswa sulit menemukan indekos. Problema mahasiswa yangtelah diuraikan di atas, maka sistem informasi yang dapat memfasilitasikomunikasi antara penyedia indekos dengan pencari indekos sangat penting guna memenuhikebutuhan mahasiswa pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Inilah yang melatarbelakangi penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “SistemInformasi Indekos menggunakan Metode Extreme Programming (Studi Kasus PalembangKota)”.1.2.    Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang yangtelah diuraikan diatas, maka permasalahan tersebut adalah kurangnya mediapromosi bagi pemilik indekos dan sulitnya mencari informasi indekos karenapemilik indekos masih promosi dengan cara konvensional(menempel di dinding)yang terkadang hancur dan hilang dapat mempersulit mahasiswa pada khususnya danmasyarakat pada umumnya dalam mencari indekos. Bagaimana cara membangun sisteminformasi indekos menggunakan metode extreme programming ? 1.

3.    Batasan MasalahBerdasarkan rumusan masalah diatas,maka masalah tersebut dapat dibatasi agar mencapai sasaran yang tepat dankarena keterbatasan kemampuan penulis, adapun batasan masalah dari penelitianini sebagai berikut :1.      Lokasiyang dijadikan objek penelitian adalah Kota Palembang.2.

      Sisteminformasi ini terdiri dari pencarian indekos berdasarkan harga, lama sewa,kategori (bedeng dan kamar), jenis kelamin, menampilkan MAP menggunakan google maps api. Terdapat persentase grafik didapat dari jumlahbooking, booking sukses, dan booking gagal pada halaman beranda admin.3.      Sistemini tidak membahas tentang transaksi pembayaran.

 1.4.    Tujuan dan Manfaat Penelitian1.4.1    Tujuan PenelitianTujuandari penelitian ini adalah membangun sistem informasi indekos untuk sebagaiwadah pencarian dan promosi indekos dikota palembang.

1.4.2    Manfaat Penelitian            Dengan adanya penelitian inidiharapkan bisa memberikan manfaat bagi pemilik dan pencari indekos sepertiberikut :1.

      Promosiindekos menjadi lebih mudah, dan terdapat riwayat penyewaan indekos.2.      Terdapatberbagai informasi dan ketersediaan kamar indekos3.      Mempermudahdalam pencarian dan pemesanan indekos.4.      Memberikanrekomendasi indekos terbaik yang dipilih melalui penilaian para pemesan indekos.1.

5.    Metodelogi Penelitian1.5.1    Waktu dan Tempat PenelitianWaktudan Tempat merupakan lokasi dan kapan waktu penelitan itu dilaksanakan. Adapunpenelitian yang di lakukan oleh penulis bertempat di palembang kota. Sedangkan waktu penelitian dilakukan padabulan Oktober 2017 sampai bulan November 2017.

1.5.2    Alat dan BahanUntuk membuat sistemindekos, alat dan bahan yang digunakan meliputi hardware, software sertabahan-bahan penunjang lainnya.1.5.2.

1 Perangkat Keras (Hardware)Perangkat keras yangdigunakan dalam pembuatan sistem adalah laptop dengan spesifikasi berikut :a.   Laptop Asus Processor intel core i3b.   Ram 4 GBc.   Hardisk 750 GBd.  Printer Canon PIXMA MP287e.

   Flashdisk 16 GB1.5.2.2 Perangkat Lunak (Software)Perangkatlunak yang digunakan dalam pembuatan sistem :a.   Windows 10 Enterprise sebagai operating system.

b.   Ms-word 2010 untukpenulisan proposal penelitian ini.c.   Software pendukungyaitu xampp (php & mysql), sublime text dan web browser seperti google chrome dan mozila.1.

5.3    Metodelogi PenelitianMenurut Sugiyono(2013), Deskriptif adalah Suatu rumusan masalah yang berkenaan denganpertanyaan terhadap keberadaan variabel mandiri, baik hanya pada satu variabelatau lebih (variabel mandiri adalah variabel yang berdiri sendiri, bukanvariabel independen, karena kalau variabel independen selalu dipasangkan denganvariabel dependen).Menurut NanaSyaodih Sukmadinata (2011: 73), penelitian deskriptif ditujukan untukmendeskripsikan dan menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, baik bersifatalamiah maupun rekayasa manusia, yang lebih memperhatikan mengenaikarakteristik, kualitas, keterkaitan antar kegiatan. Selain itu, Penelitiandeskriptif tidak memberikan perlakuan, manipulasi atau pengubahan padavariabel-variabel yang diteliti, melainkan menggambarkan suatu kondisi yang apaadanya.

Satu-satunya perlakuan yang diberikan hanyalah penelitian itu sendiri,yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.1.5.4    Metode Pengumpulan Data            MetodePengumpulan Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah :a.      WawancaraDalammetode ini penulis mengumpulkan data penelitian dengan bertanya langsung kepadapemilik indekos dan pencari indekos mengenai permasalahan yang ada.

b.     KepustakaanMengumpulkandata dengan cara mencari dan mempelajari data-data dari buku-buku ataupun darireferensi lain yang berhubungan dengan penulisan laporan penelitian proposal.Buku yang digunakan penulis sebagai referensi, adapun metode yang digunakanpenulis dalam merancang dan mengembangkan dapat dilihat pada daftar pustaka.c.      ObservasiMetodeini dilakukan dengan cara mengamati langsung permasalahan dan kegiatan yang adadikota palembang.1.

5.5 MetodePengembangan Sistem            MetodePengembangan sistem yang dipakai dalam membangun sistem informasi indekos ini,penulis menggunakan metode extremeprogramming, metode extreme programming ini merupakan model dari agile method.ExtremeProgramming (XP) digunakan di setiap proses agileprocess. XP ditemukan oleh Kent Beck pada akhir tahun 1980. XP memberikanteknik terbaik untuk mengatasi perubahan requirement yang sangat cepatdan tiba-tiba (Pressman, 2010).

        Gambar 1.1 Tahapan ExtremeProgramming Model(Sumber: Roger S.Pressman, SoftwareEngineering: a Practitioners Approach, 2010).Tahapan Extreme Programming Model :1.      PlanningPlanningactivities atau yang biasa disebut Planning game, dimulai dengan tim mengumpulkan segala sesuatu kebutuhan yangdiperlukan dalam pengembangan aplikasi. Setelah mengumpulkan kebutuhan, team mulai melakukan penyusunan user storiesuntuk menggambarkan output apa yangdiperlukan, fitur, dan kegunaan (Pressman, 2010).

2.       DesignProsesdesain pada XP menerapkan prinsip Keep ItSimple (KIS). Desain yang sederhanabiasanya lebih disukai dibandingakan dengan desain yang kompleks dan desaintersebut harus mengikuti stories yangtelah dibuat sebelumnya (Pressman, 2010).3.      CodingPadatahap ini, terdapat proses refactoring.

Refactoring merupakan proses mengubahsistem perangkat lunak dimana struktur codeberubah dan menjadi sederhana namun hasil akhir yang dihasilkan sama. Setelahpenulis menyelesaikan tahap Planningdan design sebaiknya penulismelakukan pengetesan pada setiap unit yang terdapat pada stories terlebih dahulu sebelum memulai pengkodean. Kemudianpenulis dapat fokus kembali di dalam pengkodean (Pressman, 2010).4.

     TestingPadatahap ini acceptance test atau customer test melakukan pengujianterhadap program yang telah selesai (Pressman, 2010). 1.6.Sistematik Penulisan            Secara garisbesar, sistematika penulisan dikelompokkan ke dalam lima bab, yang urutannyaadalah sebagai berikut :BABI             PENDAHULUANBabini menjelaskan tentang latar belakang penelitian, perumusan masalah, batasanmasalah, tujuan dan manfaat penelitian, alat dan bahan yang dibutuhkan dalammelakukan penelitian, metode yang digunakan dalam penelitian dan sistematikapenulisan.BABII            TINJAUAN PUSTAKABabini menjelaskan teori-teori yang bersifat umum atau mendasar yang berkaitandengan topik dalam penulisan skripsi yang digunakan sebagai acuan guna memahamiinformasi yang ada dan berkaitan dengan penulisan skripsi tentang teori yang mendukungserta tentang tinjauan umum dalam informasi indekos menggunakan metode extremeprogramming ( Studi kasus palembang kota ).BABIII          ANALISIS dAN PERANCANGANBabini berisi tentang analisis dan desain perancangan sistem informasi indekosyang disesuaikan berdasarkan tahapan pengembangan.BABIV          HASIL DAN PEMBAHASANBabini berisikan pembahasan dari sistem informasi indekos menggunakan metodeextreme programming ( Studi kasus palembang kota ).BABV            PENUTUPBabini merupakan bab penutup yang berisikan kesimpulan yang didapatkan dari hasilpenelitian yang dilakukan beserta saran-saran yang berhubungan denganpenelitian.